Pemimpinberkarakter menjalankan praktek pemerintahan sebagai seni menciptakan berbagai kemungkinan dengan mengandalkan visi dan argumen yang masuk akal. Kalau seorang pemimpin seorang teknokrat, ia adalah seorang teknokrat-plus atau dalam terminologi yang akhir-akhir ini mulai populer, seorang (teknokrat yang politisi). MAKALAHPENDIDIKAN SENI RUPA " KRITIK SENI " 15 Contoh Saran Dalam Makalah: Jumlah Kata, Struktur dan Contohnya. 17 min read 2 Agustus 2022. Contoh Saran Dalam Makalah - Salah satu poin yang ada dalam makalah adalah saran. Saran adalah suatu aspirasi atau sebuah ide yang dihasilkan oleh penulis makalah secara singkat yang berkaitan dengan pembahasan makalah tersebut. sebagaialat menjualkarya seniman sebagai bahan evaluasi untuk seniman Question 4 30 seconds Q. Esensi terpenting dalam kritik seni adalah. answer choices menyimpulkan karya sebagai apresisi seni saja sebagai penyimpulan nilai dan eksistens mencari tahu informasi seeputar seniman apresiasi ,penghakiman,dan seni tersendiri Question 5 30 seconds Kritikseni adalah aktivitas bereaksi terhadap karya seni untuk menunjukkan kekuatan dan kelemahan sebuah karya seni. Salah satu pro dan kontra adalah menilai kualitas sebuah karya seni. Jawaban dan penilaian oleh seorang kritikus terkenal dapat memengaruhi kualitas suatu karya dan bahkan harga jual karya tersebut. PengertianPublic Relation. Pengertian Public Relations, Fungsi, Tujuan Metode dan Menurut Para Ahli adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik, kepercayaan . - Salah satu cara mengapresiasi karya seni yaitu memberikan kritik seni. Makna kritik dalam hal ini adalah memberikan tanggapan umum untuk mengapresiasi ide atau gagasan dari karya seni. Kritik tidak terbatas hanya mencari kesalahan, namun turut menunjukkan keunggulan dan beragam kemungkinan yang dapat diambil dalam memperbaiki gagasan yang ditemukan. Menurut modul Seni Budaya Kelas XII Kemdikbud 2020, kritik seni rupa merupakan analisis dan penilaian terhadap kelebihan maupun kekurangan pada sebuah karya seni rupa. Melalui kritik seni, kritikus akan merespons, menafsirkan makna, lalu membuat penilaian kritis pada karya seni. Dengan adanya kritik seni, maka dapat membantu penikmat secara umum dalam mengapresiasi karya seni rupa yang dilihatnya Namun demikian, kritik karya seni memiliki konsep tersendiri. Konsep itu menggambarkan pengetahuan untuk mewakili visual atau makna yang dikandung pada karya tersebut. Di dalam konsep kritik seni rupa meliputi berbagai sisi pengamatan sumber inspirasi, interes seni, interes bentuk, prinsip estetik, struktur, unsur seni rupa, dan gaya pribadi. Dikutip dari modul Seni Rupa Kelas X Kemdikbud 2020, berikut penjelasan mengenai konsep kritik seni rupa tersebut 1. Sumber inspirasiDalam kritik seni rupa dapat dijelaskan mengenai sumber inspirasi yang digunakan perupa pada karyanya. Asal inspirasi bisa dari sisi internal dalam diri si perupa, harapan, cita-cita, emosi, intuisi, nalar, dan sebagainya. Sementara itu, sumber inspirasi dari eksternal digali perupa melalui interaksi dengan lingkungan seperti kemiskinan, sosok idola, pesona alam, dan sebagainya. 2. Interes seniInteres seni adalah daya tarik atau pesona dari karya seni. Ada tiga bentuk dari interes seni yaitu Interes pragmatis, yakni pesona yang menempatkan seni menjadi instrumen pencapaian tujuan, Contohnya dakwah, politik, dan lain-lain. Interes reflektif, yakni daya tarik dengan menempatkan seni menjadi cerminan realita bersama dunia imajinasi menjadi hal yang ideal. Interes estetis, yakni daya tarik dengan menempatkan seni menjadi nilai keindahan semata. 3. Interes bentukInteres bentuk adalah daya tarik seni yang muncul pada wujud visualnya. Ada tiga jenis pesona ini yaitu Bentuk figuratif, yakni bentuk alami yang secara kasat mata dikenali dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya manusia, tumbuhan, hewan, alam, bulan, dan sebagainya. Bentuk semi figuratif, yakni bentuk yang mendapatkan kreasi atau perubahan dari wujud sesungguhnya. Kreasi bentuk ini bisa berupa deformasi, distorsi, dan stilasi. Bentuk non-figuratif, yakni bentuk-bentuk bermakna yang terlihat tidak alamiah. Bentuk yang muncul merupakan fantasi visual dari perupa. 4. Prinsip estetikPrinsip estetik memberikan tanggapan berdasarkan prinsip seni rupa yaitu kesatuan unity, keseimbangan balance, irama ritme, penekanan emphasis, proporsi proportion atau keselarasan harmoni pada sebuah karya. 5. Struktur seni rupaDalam konsep ini, kritik seni rupa menanggapi tentang struktur pembentukan karya. Misalnya adalah unsur seni, prinsip seni, tema, gaya, dan media-seperti bahan, alat, dan teknik. 6. Unsur seni rupaKritik seni rupa turut memberikan tanggapan pada unsur-unsurnya yaitu garis, raut bidang dan bentuk, ruang, tekstur, warna, dan gelap terang. Hal yang dibahas dapat mengambil sudut pandang sisi kualitas visual pada karya. 7. Gaya pribadiSetiap perupa memiliki gaya berkaryanya sendiri. Dalam melakukan kritik seni rupa, sisi ini menanggapi pada cara perupa menuangkan ekspresi pada karya yang dibuatnya. Gaya tersebut dapat berupa realisme, naturalisme, ekspresionisme, impresionisme, dadaisme, kubisme, atau juga Kritik dalam Seni Rupa, Penjelasan dan Jenis-jenisnya Mengenal Tokoh-Tokoh Karya Seni Rupa Indonesia Tokoh-Tokoh Karya Seni Rupa Populer, Picasso hingga da Vinci - Pendidikan Kontributor Ilham Choirul AnwarPenulis Ilham Choirul AnwarEditor Alexander Haryanto - Kritik seni adalah kegiatan karya seni untuk memberikan tanggapan mengenai kelebihan atau kekurangan suatu karya seni. Hal ini digunakan dalam berbagai aspek, khususnya sebagai bahan untuk menunjukkan kualitas dari sebuah karya. Dikutip dari jurnal Subjectivity in Art History and Art Criticism 2010 oleh Eleni Gemtou, kritik seni juga bisa diartikan sebagai diskusi atau evaluasi mengenai seni visual. Kritikus seni biasanya mengkritik seni dalam konteks estetika atau teori keindahan. Tujuannya untuk mecapai dasar rasional terhadap apresiasi seni. Baca juga Pengertian Pameran Karya Seni Rupa Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dirumuskan tahapan-tahapan kritik secara umum yang dilansir dari buku Kebudayaan, Ideologi, Revitalisasi, dan Difitalisasi Seni 2020 oleh Ekawati Marhaeny, yaitu Deskripsi Tahapan dalam kritik untuk menentukan, mencatat, dan mendeskripsikan segala sesuaru yang dilihat aoa adanya dan tidak melakukan analisis atau mengambil kesimpulan. Deskripsi yang baik adalah mengandung krtitikan yang berisi istilah-istilah teknis yang umum digunakan dalam dunia seni rupa. Tanpa pengetahuan tersebut, maka kritikus akan kesulitan untuk mendeskripsikan fenomena karya yang dilihatnya. Analisis formal Tahapan dalam kritik karya seni untuk menelurusi sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya. Tahao ini membuat kritikus harus memahami unsur-unsur seni rupa dan prinsip-prinsip penataan atau penempatannya dalam sebuah karya seni. Baca juga Teori Mimesis Pengertian dan Contohnya dalam Karya Seni kali ini akan membahas mengenai Kritik Seni serta pengertian, Jenis, Bentuk, Tahapan Dan Fungsi. Lebih jelasnya marilah simak penjelasan nya di bawah ini. Pengertian Kritik SeniJenis Kritik Seni1. Kritik Jurnalistik2. Kritik Pendagogik3. Kritik Ilmiah4. Kritik PopulerBentuk Kritik Seni1. Pendekatan Formalistik2. Pendekatan Ekspresivisme3. Pendekatan InstrumentalistisTahapan Kritik SeniA. Analisis formalB. DeskripsiC. Evaluasi atau PenilaianD. InterpretasiFungsi Kritik SeniShare thisRelated posts Kritik Seni Kritik seni adalah kegiatan menanggapi karya seni dengan tujuan menunjukkan kelebihan serta kekurangan suatu karya seni. Keterangan mengenai hal kelebihan dan kekurangan ini akan dipergunakan dalam berbagai aspek, terutama untuk menunjukkan kualitas dari sebuah karya. Kritik karya seni tidak akan hanya untuk meningkatkan kualitas pemahaman maupun apresiasi terhadap suatu karya seni, demikian juga dapat dipergunakan sebagai standar untuk meningkatkan suatu kualitas proses atau hasil dari berkarya seni. Tanggapan dan juga penilaian yang akan disampaikan oleh seorang kritikus ternama akan sangat mempengaruhi persepsi penikmat terhadap kualitas dari sebuah karya seni bahkan juga dapat mempengaruhi sebuah penilaian ekonomis atau harga jual. Jenis Kritik Seni Jenis kritik seni terdapat 4 tipe dan memiliki ciri khusus masing-masing , Diantaranya yakni 1. Kritik Jurnalistik Tipe kritik ini akan ditulis untuk para pembaca majalah atau surat kabar serta yang akan disampaikan secara terbuka. Dengan maksud memberikan informasi mengenai berbagai peristiwa-peristiwa dalam dunia kesenian. Isi dari kritik jurnalistik ini berupa ulasan ringkasan yang jelas tentang suatu pementasan, konser, pameran, atau jenis pertunjukan yang lainnya. 2. Kritik Pendagogik Tipe kritik ini bisa diterapkan dalam kegiatan-kegiatan .Misalnya proses belajar mengajar di lembaga pendidikan kesenian. Jenis kritik ini akan dikembangkan oleh para guru kesenian. Tujuannya terutama mengembangkan suatu bakat maupun juga potensi artistik-estetik agar peserta didik memiiki kemampuan mengenali bakat atau potensinya sendiri. 3. Kritik Ilmiah Tipe kritik ilmiah atau akademi ini adalah melakukan suatu pengkajian nilai seni secara luas, teliti, mendalam, maupun sistematis, baik itu dalam menganalisis maupun mengkaji banding kesejarahan critical judgment. Penilaian kritik ilmiah ini tidak juga bersifat mutlak. Jenis kritik ini akan bersifat terang terangan, terbuka dan juga siap dikoreksi oleh siapapun demi penyempurnaan serta mencari nilai karya seni yang sebenarnya. 4. Kritik Populer Tipe kritik ini akan berkembang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kritik populer merupakan suatu gejala umum dan kebanyakan yang dihasilkan oleh para kritikus yang bisa di katakan kurang ahli, terutama dilihat dari aspek profesionalisme kritisme seni. Bentuk Kritik Seni Pendekatan kritik seni rupa juga dibagi menjadi tiga, berdasarkan titik tolak dan juga landasan yang akan digunakan. 1. Pendekatan Formalistik Kritik seni formalistik akan mengasumsikan bahwasanya suatu kehidupan seni memiliki dunia sendiri, dalam artian akan terlepas dari kenyataan kehidupan keseharian yang kita jalani. Kriteria kritik formalis untuk dapat menentukan ekselensi karya seni merupakan significant form, yaitu kapasitas bentuk seni yang akan melahirkan emosi estetis bagi pengamat seni. 2. Pendekatan Ekspresivisme Teori seni ekspresif menganggap bahwa karya seni sebagai sarana mengekspresi perasaan manusia. Kritik seni ekspresivisme menentukan suatu keberhasilan seni atas kemampuannya membangkitkan emosi secara efektif, intensif, serta juga penuh gairah. 3. Pendekatan Instrumentalistis Teori seni instrumentalistis beranggapan bahwa seni sebagai sarana untuk dapat memajukan maupun juga dapat mengembangkan tujuan agama, politik, moral dan berbagai tujuan psikologis dalam kesenian. Tahapan Kritik Seni Ada beberapa tahapan dalam kritik seni yakni A. Analisis formal Analisis formal adalah tahapan dalam kritik karya seni untuk menelusuri sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya. Pada tahap ini seorang kritikus harus memahami dan menetukan apa unsur dan prinsip yang digunakan dan memutuskan mengapa seniman menggunakan berbagai fitur tersebut untuk menyampaikan gagasannya. Analisis Ini menjawab pertanyaan, “Bagaimana seniman melakukannya?” B. Deskripsi Deskripsi adalah tahapan dalam kritik untuk memperhatikan, menemukan berbagai unsur terkecil seni rupa, mencatat dan mendeskripsikan segala sesuatu yang dilihat apa adanya tanpa berusaha melakukan analisis atau mengambil kesimpulan terlebih dahulu. Untuk dapat mendeskripsikan dengan baik, seorang kritikus harus mengetahui istilah-istilah teknis yang umum digunakan dalam dunia seni rupa. Tanpa pengetahuan tersebut, maka kritikus akan kesulitan untuk mendeskripsikan fenomena menarik yang terdapat pada karya yang dilihatnya. Deskripsi harus menjawab pertanyaan apa yang kita lihat?’. C. Evaluasi atau Penilaian Evaluasi merupakan tahapan yang menjadi ciri utama dari kritik karya seni jika dibandingkan dengan apresiasi. Evaluasi atau penilaian adalah tahapan dalam kritik untuk menentukan kualitas suatu karya seni dan biasanya akan dibandingkan dengan karya lain yang sejenis. Perbandingan dilakukan terhadap berbagai aspek yang terkait dengan karya tersebut baik aspek formal maupun aspek konteks. Menilai sebuah karya berarti memberi penilaian dalam kaitannya dengan karya lain dan tentu saja mempertimbangkan aspek yang sangat penting dari seni visual; orisinalitasnya. D. Interpretasi Interpretasi adalah penafsiran makna atau isi sebuah karya seni meliputi tema yang digarap, simbol yang dihadirkan dan tanda-tanda lain yang dimunculkan. Penafsiran ini sangat terbuka sifatnya, dipengaruhi sudut pandang dan wawasan kritikusnya. Semakin luas wawasan seorang kritikus biasanya semakin kaya interpretasi karya yang dikritisinya. Interpretasi haru dapat menjawab pertanyaan, Mengapa seniman menciptakannya dan apa artinya’ Fungsi Kritik Seni Fungsi kritik seni yang utama ialah menjembatani persepsi serta apresiasi karya seni rupa, antara seniman, karya dan penikmat seni. Kritik dengan gaya bahasa lisan maupun tulisan yang dimana berupaya mengupas, menganalisis, dengan harapan memudahkan bagi seniman dan penikmat untuk dapat berkomunikasi melalui suatu karya seni tertentu. Demikianlah pembahasan mengenai Kritik Seni serta pengertian, jenis, bentuk dan yang lainnya. Semoga bermanfaat untuk anda… Artikel Lainya Ukuran Penyebaran Data Pengertian, Jangkauan, Hamparan, Kuartil Cerita Rakyat Adalah – Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis Dan Contohnya Contoh Struktur Kalimat Efektif Beserta Syarat dan Ciri-Cirinya aktivitas aktivitas apresiasi aktivitas seni tersendiri yg bener "Sebagai penyimpul nilai karya dan eksitensi" Ilustrasi oleh Kritik seni adalah tanggapan yang diberikan seseorang kepada orang lain atau suatu karya seni. Bagi orang awam, suatu kritik memiliki konotasi negatif yang mengacu pada ketidaksetujuan atau penolakan. Konotasi negatif tersebut berkembang menjadi stigma bahwa kritik merupakan hal yang buruk. Padahal dalam dunia seni kritik memiliki fungsi yang sebaliknya, adanya kritik akan menambah keindahan dan makna dari seni yang mendapat kritik itu sendiri. Bahkan kritik yang baik justru adalah tanggapan yang tidak hanya mencari kesalahan, tetapi juga memperlihatkan keunggulan dan menunjukan kemungkinan-kemungkinan yang diambil untuk memperbaiki kesalahan gagasan yang dikritik tersebut. Pengertian Kritik SeniBentuk Kritik SeniPendekatan FormalistikPendekatan EkspresivismePendekatan InstrumentalistisFungsi Kritik SeniTujuan kritik karya seni Manfaat kritik karya seni rupa Contoh Kritik Seni 1. Menurut Herarti 1984 Beardsley dan Kemp memperkenalkan tipe kritik intensionalis. Golman membagi tipe kritik menjadi formalis dan kontekstual. 2. Menurut Wilson 1971 Menurut Weitz, struktur kriteria atau standar kritik seni mengacu pada teori seni yang terpenting dan berpengaruh dalam dunia seni, yakni konsep imitationalism, ekspresionisme, emosionalisme, formalism, dan organisme. 3. Menurut Barret, 1994 102-105 Pakar lain membedakan kriteria penilaian seni menjadi enam, yaitu realisme, ekspresionisme, formalism, instrumentalisme, originality dan craftsmanship. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa kritik seni adalah kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suatu karya seni dan memberikan alasan berdasarkan berbagai analisa dan pengkajian. Hal ini bertujuan untuk menilai kualitas dari sebuah karya. Tanggapan dan penilaian yang disampaikan oleh seorang kritikus ternama dapat mempengaruhi kualitas sebuah karya bahkan bisa berpengaruh pada harga jual karya tersebut. Sebelum melakukan kritik seni, seseorang harus dibekali dengan beberapa landasan adalah yaitu Pengalaman yang cukup dama materi dan pengetahuan yang penerapan metode kritik yang media kritik kebahasaan yang efektif dan komunikatif. Bentuk Kritik Seni Kritik seni biasanya dilakukan dengan dasar berbagai aspek yang tergantung dari landasan dasar yang digunakan oleh kritikus. Landasan yang digunakan dalam kritik seni terbagi menjadi tiga adalah antara lain Formalistik seni memiliki dunia sendiri. Ekspresivisme Seni sebagai tempat berekspresi manusia dan Instrumentalistis seni bertujuan untuk mengembangkan moral. Beriut ini penjelasan lengkapnya. Pendekatan Formalistik Kritik seni formalistik mengasumsikan bahwa kehidupan seni mempunyai dunia sendiri, artinya terlepas dari realitas kehidupan keseharian yang kita alami. Clive Bell tokoh kritikus formalis berpendapat bahwa “art to be art, must be independent and self sufficient” Kriteria kritik formalis untuk menentukan ekselensi karya seni ialah significant form yakni kapasitas bentuk seni yang melahirkan emosi estetis bagi pengamat seni. Pendekatan Ekspresivisme Teori seni ekspresif menganggap karya seni sebagai ekspresi perasaan manusia, kritik seni ekspresivisme menentukan kadar keberhasilan seni atas kemampuannya membangkitkan emosi secara efektif, intensif dan penuh gairah. Pendekatan Instrumentalistis Teori seni instrumentalistis menganggap seni sebagai sarana untuk memajukan dan mengembangkan tujuan moral, agama, politik dan berbagai tujuan psikologis dalam kesenian. Seni dipandang sebagai instrumen untuk mencapai tujuan tertentu, nilai seni terletak pada manfaat dan kegunaannya bagi masyarakat. Para kritikus instrumentalis berpendapat bahwa kreasi artistik tidak terletak pada kemampuan seniman untuk mengelola material seni atau pun pada masalah internal karya seni. Fungsi Kritik Seni Seperti yang sudah dinyatakan dalam definisi bahwa kritik seni bertujuan untuk menilai suatu karya untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual suatu karya. Hal tersebut hanya sebagian dari tujuan kritik seni. Berikut fungsi dan tujuan lengkap dari adanya kritik seni Untuk dapat menilai kualitas dari suatu menjembatani persepsi dan apresiasi karya seni rupa antara seni, karya dan penikmat dengan gaya bahasa lisan maupun tulisan yang dimana berupaya mengupas, menganalisis, diharapkan memudahkan bagi seniman dan penikmat untuk dapat berkomunikasi melalui suatu karya dan memupuk kecintaan kepada karya bangsa sendiri dan sekaligus kecintaan kepada sesama manusia. Tujuan kritik karya seni Tujuan dari adanya kritik dari suatu karya seni antara lain sebagai berikut Untuk memahami dan atau menghargai karya seni, tetapi juga agar dapat diimplementasikan untuk menghargai berbagai perbedaan yang dijumpai dalam kehidupan menumbuhkan kepedulian terhadap karya seni dan warisan budaya bangsa. Manfaat kritik karya seni rupa Meningkatkan kualitas pemahaman dan apresiasi terhadap sebuah karya seni dan dapat dipergunakan sebagai standar untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil berkarya seni. Contoh Kritik Seni Identitas Karya Seni Pelukis Hendra GunawanJudul lukisan “mencari kutu rambut”Bahan lukisan Cat MinyakMedia canvas 84cm x 65cmTahun 1953 Narasi Hendra Gunawan adalah salah satu seniman lukis Indonesia. Dia pernah ditahan selama 13 tahun dimulai pada tahun 1965 hingga 1978. Selama didalam penjara beliau tetap berkarya membuat lukisan bertema tentang kehidupan masyarakat pedesaan pada zamannya. Seperti panen padi, berjualan buah, kehidupan nelayan. Ada salah satu karyanya yang berjudul “mencari kutu rambut” yang dibuat pada tahun 1953. Lukisan ini menampilkan subjek matter yaitu seorang wanita yang sedang duduk mencari kutu wanita yang sedang memangku anak perempuanya yang memegang wayang. Lukisan ini dibuat dengan media cat minyak diatas kanvas dengan ukuran 84 cm x 65cm. Deskripsi Dalam lukisan “mencari kutu rambut” tampak Hendra menampilkan dua sosok wanita dewasa dengan memakai baju kebaya sederhana dengan rok menggunakan jarik, dan satu anak kecil yang sedang memegang wayang dengan dipangku salah seorang wanita dewasa. Wanita yang sedang mencari kutu menggunakan baju berwarna biru keputihan yang warnanya hampir sama dengan warna background yang ingin ditampilkan dengan motif titik-titik berwarna-warni, dengan menggunakan rok dari jarik warna coklat, dengan rambut diikat. Ekspresi wanita tersebut terlihat serius mencari kutu pada wanita yang kedua. Wanita yang kedua memakai baju kebaya sederhana juga berwarna putih dengan motif, dan menggunakan jarik dengan warna coklat namun hampir sama dengan warna tanah yang ditampilkan, wanita kedua terlihat rambutnya terurai panjang menandakan bahwa dia yang sedang dicari kutu rambutnya. Tanganya sedang memegang kepala anak kecil dengan rambut agak pendek dengan baju berwarna merah muda yang memegang sebuah wayang. Kemudian background berwarna biru dan terlihat seperti ada pohon. Lukisan ini cenderung menggunakan warna yang soft dengan background yang sederhana. Kemudian warna kulit ketiganya sama, coklat keputihan. Analisis formal Lukisan ini cenderung bergaya ekspresionis dengan tampilan warna dan background yang sederhana kemudian warna biru yang masuk pada warna baju wanita pertama, kemudian warna tanah yang masuk pada warna jarik wanita kedua. Kebaya sederhana merupakan pakaian tradisional jawa yang sering dikenakan oleh wanita-wanita pada kesehariannya, dengan bertapihkan jarik sebagai kombinasi pakaian yang ia pakai. Kemudian dengan wanita pertama mengikat rambutnya sehingga mirip seperti disanggul itu juga menerangkan tentang kebudayaan jawa. Kemudian pada wanita kedua dengan tanda yang ada di jidatnya berupa warna hijau, merupakan sebuah kebiasaan wanita di jawa jika iya baru melahirkan. Rambut-rambut panjang yang terurai juga mengesankan bahwa itu wanita jaman dahulu yang masih kental dengan tradisi jawa. Kemudian adanya bentuk wayang yang sedang dipegang anak kecil sebagai mainan menegaskan bahwa kebiasaan mencari kutu rambut yang ditampilkan merupakan kebiasaan masyarakat di jawa. Evaluasi atau penilaian Seniman seperti ingin menampilkan sebuah kebiasaan yang terjadi di jawa yang biasanya dilakukan oleh para wanita untuk mengisi waktu senggangnya dengan duduk dan mencari kutu pada wanita lainnya. Seniman menampilkan salah satu bentuk wayang yang divisualkan sedang dipegang atau dimainkan anak kecil yaitu ingin mempertegas bahwa ini adalah kebudayaan yang terjadi di jawa. Kemudian pakaian kebaya juga menjadi tanda bahwa seniman sedang ingin menampilkan salah satu kebudayaan yang ada di Jawa bahwa ada salah satu kegiatan yang terjadi untuk menjalin keharmonisan sebuah saudara atau keluarga salah satunya adalah berkumpul dan mencari kutu rambut. Kelebihan Karya lukisan berjudul “mencari kutu rambut” ini sangat menarik, seniman ingin menampilkan sebuah kebudayaan atau kegiatan masyarakat desa khususnya para wanita. Dengan gambaran yang jelas yang mendukung judul sehingga apa yang dipikirkan apresiator tidak jauh-jauh dari judul yang ditampilkan. Kekurangan Namun ada sedikit yang menjadikan kekurangan yaitu pada background yang dibuat kurang menampilkan bahwa itu adalah kebiasaan masyarakat pedesaan. Terlalu sederhana dan tidak mendukung subjek matter yang ditampilkan. Padahal biasanya orang yang mencari kutu rambut itu duduk di depan rumah. Kemudian untuk proporsi manusia asli mungkin kurang diperhatikan sehingga untuk kaki wanita kedua cenderung pendek. Kemudian untuk warna background dengan baju wanita pertama itu sedikit membingungkan karya warnanya menyatu, kemudian warna tanah juga yang disamakan dengan jarik wanita kedua itu agak kurang menarik. Referensi Kritik Seni Pengertian, Jenis, Bentuk, Tahapan Dan Fungsinya By AuthorPosted on April 5, 2021 Kritik Seni – Kritik seni merupakan mempelajari kekurangan dan kelebihan dari suatu karya seni rupa dengan memberikan alasan berdasarkan berbagai […]

esensi terpenting dalam kritik seni adalah